Rabu, 05 November 2008

1 Tahun Nge-Blog

Gak berasa udah 1 tahun nge-blog, meskipun cuma buat iseng, sekedar menulis uneg-uneg atau cerita2 tentang kehidupan. Tapi nyatanya asik juga, gak heran banyak para blogger mania yg betah seharian cuma untuk nulis di blog kesayangannya.

Tetep Ngeblog!!! sampe goblog....kekekekekeke


Sabtu, 18 Oktober 2008

My Scooter

Akhirnya, jadi juga renovasi scooter yg dulu sempet gak jalan lagi dan hampir jadi rongsokan dirumah, .....

Kamis, 16 Oktober 2008

Tujuan Hidup

“Cita-citaku ingin jadi professor, cita-citaku ingin jadi presiden….” (salah satu kalimat dari syair lagu Ria Enes).

Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi belaka. Bagi orang yang menganggapnya sebagai tujuan hidupnya maka cita-cita adalah sebuah impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan langkah yang jelas dan mantap dalam kehidupan ini sehingga ia menjadi sebuah akselerator pengembangan diri namun bagi yang menganggap cita-cita sebagai mimpi maka ia adalah sebuah impian belaka tanpa api yang dapat membakar motivasi untuk melangkah maju. Manusia tanpa cita-cita ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah, mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa cita-cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi. Ya, cita-cita adalah sebuah rancangan bangunan kehidupan seseorang, bangunan yang tersusun dari batu bata keterampilan, semen ilmu dan pasir potensi diri.

Bagaimanakah jadinya nanti jika kita memiliki beribu-ribu batu bata, berpuluh-puluh karung semen dan berkubik-kubik pasir serta bahan-bahan bangunan yang lain untuk membuat rumah namun kita tidak mempunyai rancangan maupun bayangan seperti apakah bentuk rumah itu nanti. Alhasil, mungkin kita akan mendapatkan rumah dengan bentuk yang aneh, gampang rubuh atau bahkan kita tidak akan pernah bisa membuat sebuah rumah pun.

Fenomena seseorang tanpa cita-cita bisa dengan mudah kita temui, cobalah tanya kepada beberapa orang siswa SMU yang baru lulus, akan melanjutkan studi di mana mereka atau apa yang akan mereka lakukan setelah mereka lulus. Mungkin sebagian dari mereka akan menjawab tidak tahu, menjawab dengan rasa ragu, atau mereka menjawab mereka akan memilih suatu jurusan favorit di PTN tertentu. Apakah jurusan favorit tersebut mereka pilih karena memang mereka tahu potensi mereka, tahu seperti apa gambaran umum perkuliahan di jurusan tersebut dan peluang-peluang yang dapat mereka raih kedepannya karena berkuliah di jurusan tersebut, sekedar ikut-ikutan teman, gengsi belaka, trend, karena mengikuti “anjuran” orang tua, atau bahkan asal pilih? Yang terjadi selanjutnya adalah di saat perkuliahan sudah berlangsung, beberapa dari mereka ada merasa jurusan yang dipilihnya tidak sesuai dengan apa yang dia bayangkan atau tidak sesuai dengan kemampuannya. Boleh jadi setelah itu ia akan mengikuti ujian lagi di tahun depan atau malas-malasan belajar dengan Indeks Prestasi Kumulatif alakadarnya. Sungguh suatu pemborosan terhadap waktu, biaya dan tenaga.

Dahulu ada sebuah tradisi kurung ayam, balita yang sudah berumur beberapa bulan dikurung dalam sebuah kurungan ayam yang ditutuipi kain. Lalu di sekeliling kurungan tersebut disimpan berbagai macam benda yang mewakili profesi seperti gitar (musisi),spidol (pengajar/guru), sarung tinju (atlit), pesawat-pesawatan (pilot) dan lain-lain. Lalu orang tua akan memperhatikan benda apakah yang pertama kali diambil oleh balita tersebut, jika ia mengambil terompet maka orang tua akan beranggapan sang bayi kelak akan menjadi seorang musisi atau berpotensi menjadi seorang musisi. Namun tampaknya adat semacam ini jarang dilakukan lagi. Nilai yang dapat diambil dari tradisi semacam ini adalah bahwa orang tua mempunyai peranan penting dalam memfasilitasi anaknya untuk mengeksplorasi bakat dan minat yang dipunyainya. Dan membantu untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Cita-cita bukan hanya terkait dengan sebuah profesi namun lebih dari itu ia adalah sebuah tujuan hidup. Seperti ada seseorang yang bercita-cita ingin memiliki harta yang banyak, menjadi orang terkenal, mengelilingi dunia, mempunyai prestasi yang bagus dan segudang cita-cita lainnya. Namun seorang muslim tentunya akan menempatkan cita-citanya di tempat yang paling tinggi dan mulia yaitu menggapai keridhaan Allah.

Citra Pariwara 2008

Sore hingga malam kemarin (22/09), lebih dari seratus praktisi periklanan di Jakarta menghadiri Sosialisasi CP 2008 sekaligus peluncuran resmi festival periklanan yang diselenggarakan oleh PPPI ini, di Soho Music Cafe, Senayan City. Pemilihan lokasi sosialisasi itu memang disengaja untuk mulai memberi “aroma Sensi”. Sebab, CP 2008 memang bakal diselenggarakan di Senayan City pada 12-16 November mendatang. Tidak sekadar numpang tempat, pameran iklan-iklan peserta CP 2008 nanti juga bakal digelar di ruang terbuka di lantai dasar sehingga bisa dinikmati sampai akhir pekan (dua hari setelah Malam Anugerah berakhir) oleh semua pengunjung salah satu mal paling ramai di Jakarta itu.
Itu artinya, festival periklanan terbesar dan terpenting di Indonesia ini sudah di depan mata. Siapkan materi-materi iklan terbaik Anda buat didaftarkan mengikuti lomba. Tentu jangan lupa, kosongkan agenda Anda pada hari-hari itu agar bisa mengikuti seluruh rangkaian acara CP 2008: seminar internasional, pameran iklan peserta, pameran industri penunjang periklanan, dan Malam Anugerah.

Setelah dibuka dengan sambutan Narga S. Habib, Ketua Umum PPPI, yang singkat dan to the point seperti biasa, Ketua Panitia Ricky Pesik dan Koordinator Penjurian FX Ridwan Handoyo kemudian menjelaskan sejumlah hal baru di CP 2008, yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di samping pemilihan tempat penyelenggaraan yang baru, dua hal baru lain yang penting diketahui adalah sistem registrasi online dan penyeragaman mounting board materi iklan peserta.

Untuk pertama kalinya di Indonesia, dalam CP 2008 mulai diperkenalkan sistem pendaftaran karya peserta secara online melalui jaringan internet. Apa dan bagaimana aplikasi teknologi canggih ini bakal memudahkan peserta akan diuraikan dalam posting tersendiri.
Adapun soal penyeragaman mounting board, seperti dijelaskan Ricky Pesik, dimaksudkan untuk membuat pameran karya iklan peserta di lokasi mewah dan berkelas itu nanti bisa terlihat rapi, bersih, dan enak dipandang. Mounting foamboard berwarna putih ukuran A2 tersebut akan diberikan secara gratis kepada semua peserta. Konsekuensinya, iklan yang ukurannya lebih besar dari bidang tempel pada mounting foamboard itu mesti dikecilkan. Sebaliknya, iklan yang lebih kecil dari itu boleh diperbesar sampai batas maksimal yang ditentukan.

Ridwan Handoyo juga menjelaskan sejumlah perubahan yang dilakukan dalam pengategorian entri peserta. Selain penyederhanaan kategori, tahun ini juga diperkenalkan beberapa kategori dan sub kategori baru. Tujuannya, membuka ruang lebih luas bagi lebih banyak bentuk dan ekspresi kreatif untuk mendapat apresiasi yang lebih pantas.
Penjelasan lebih lengkap dan mendetail mengenai segala perubahan dan hal baru tersebut — juga berbagai persyaratan pendaftaran dan garis besar kegiatan CP 2008 — bisa dilihat di Panduan Pendaftaran & Kegiatan dalam format CD (digital) yang dibagikan kepada semua wakil biro iklan yang hadir.

Anda yang tidak bisa datang ke Sosialisasi CP 2008 kemarin tentu juga bisa memperoleh panduan yang pasti sangat dibutuhkan itu. Jika kantor Anda memiliki akses internet berpita lebar, silakan unduh langsung dari blog ini (sekitar 27MB, lihat di sidebar). Atau, Anda bisa meminta kopi CD-nya di Sekretariat Panitia.

Info : http://blog.cp2008.org/

Jumat, 26 September 2008

Selasa, 23 September 2008

Jalan-Jalan ke Kota Tasikmalaya




Sesuai dengan hobiku (Travelling) Tgl 20 Sept 2008 kemarin berangkat ke Kota Tasikmalaya (Kampung Bro Onix) bersama pakde Nanto.
Daerah yang sungguh indah, jadi kangen pengen ngerasain ngaspal naik vespa lagi di Kota Tasikmalaya









Kamis, 04 September 2008

Hikmah Puasa Ramadhan

"Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu,supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." (S.al-Baqarah:183)

PUASA menurut syariat ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti makan, minum, hubungan kelamin, dan sebagainya) semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari,dengan disertai niat ibadah kepada Allah,karena mengharapkan redho-Nya dan menyiapkan diri guna meningkatkan Taqwa kepada-Nya.
RAMAHDAH bulan yang banyak mengandung Hikmah didalamnya.Alangkah gembiranya hati mereka yang beriman dengan kedatangan bulan Ramadhan. Bukan sahaja telah diarahkan menunaikan Ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda,malah dibulan Ramadhan Allah telah menurunkan kitab suci al-Quranulkarim,yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia dan untuk membedakan yang benar dengan yang salah.
Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas, disiplin, terthindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri sendiri, dsb.
Meskipun makanan dan minuman itu halal, kita mengawal diri kita untuk tidak makan dan minum dari semenjak fajar hingga terbenamnya matahari,karena mematuhi perintah Allah.Walaupun isteri kita sendiri, kita tidak mencampurinya diketika masa berpuasa demi mematuhi perintah Allah s.w.t.

Ayat puasa itu dimulai dengan firman Allah:"Wahai orang-orang yang beriman" dan disudahi dengan:" Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa."Jadi jelaslah bagi kita puasa Ramadhan berdasarkan keimanan dan ketaqwaan.Untuk menjadi orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah kita diberi kesempatan selama sebulan Ramadhan,melatih diri kita,menahan hawa nafsu kita dari makan dan minum,mencampuri isteri,menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia,seperti berkata bohong, membuat fitnah dan tipu daya, merasa dengki dan khianat, memecah belah persatuan ummat, dan berbagai perbuatan jahat lainnya.

Rasullah s.a.w.bersabda:
"Bukanlah puasa itu hanya sekedar menghentikan makan dan minum tetapi puasa itu ialah menghentikan omong-omong kosong dan kata-kata kotor." (H.R.Ibnu Khuzaimah)

Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu bukan sahaja dapat membersihkan Rohani manusia juga akan membersihkan Jasmani manusia itu sendiri, puasa sebagai alat penyembuh yang baik. Semua alat pada tubuh kita senantiasa digunakan, boleh dikatakan alat-alat itu tidak berehat selama 24 jam. Alhamdulillah dengan berpuasa kita dapat merehatkan alat pencernaan kita lebih kurang selama 12 jam setiap harinya. Oleh karena itu dengan berpuasa, organ dalam tubuh kita dapat bekerja dengan lebih teratur dan berkesan.
Perlu diingat ibadah puasa Ramadhan akan membawa faaedah bagi kesehatan rohani dan jasmani kita bila ditunaikan mengikut panduan yang telah ditetapkan, jika tidak maka hasilnya tidaklah seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia sahaja.

Allah berfirman yang maksudnya:
"Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (s.al-A'raf:31)

Nabi s.a.w.juga bersabda:
"Kita ini adalah kaum yang makan bila lapar, dan makan tidak kenyang."

Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi mengikut keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa muzarat kepada kesehatan kita. Boleh menyebabkan badan menjadi gemuk, dengan mengakibatkan kepada sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Oleh itu makanlah secara sederhana, terutama sekali ketika berbuka, mudah-mudahan Puasa dibulan Ramadhan akan membawa kesehatan bagi rohani dan jasmani kita. Insy Allah kita akan bertemu kembali.

Allah berfirman yang maksudnya: "Pada bulan Ramadhan diturunkan al-Quran pimpinan untuk manusia dan penjelasan keterangan dari pimpinan kebenaran itu, dan yang memisahkan antara kebenaran dan kebathilan. Barangsiapa menyaksikan (bulan) Ramadhan, hendaklah ia mengerjakan puasa.
(s.al-Baqarah:185)

Rabu, 23 Juli 2008

Indra Polem

My Brother, sosok teman, sahabat saat bersama-sama memimpin TC125 Indonesia!!

Selasa, 22 Juli 2008

Persaudaraan Tanpa Batas

Itulah kenapa aku begitu menyukai kendaraan vespa. Selain bentuknya unik. Persaudaraan di klub Vespa yang telah aku jalani sejak tahun 1995 sangatlah dijunjung tinggi, tanpa memandang darimana mereka berasal, status, kaya atau miskin. Ketika semua sudah mengendarai Vespa mereka adalah saudara. Salut buat Scooteris


Foto : Kopdaran di Event Ultah 10th SOG Indonesia - di Bandung (Pepen-Gombong, Aciel-Jakarta, Hengky-Pemalang, Opay-Pemalang)

Rabu, 16 Juli 2008

Solo Touring Jakarta-Subang-Bandung-Jakarta

Jumat 11 Juli 2008, berangkat dari jakarta solo turing menuju kota subang, berangkat pukul 02.00 WIB ...mmmm.... bukan suatu kebetulan atau memang nekat jalan pada jam segitu, tapi memang ada suatu niat ....niat apa yah? .....

Pukul 04.30 WIB, sabtu 12 Juli 2008 dini hari, sampai juga dikota subang, mesti memberanikan diri menembus hutan pohon karet... sedikit rada ciut juga, tapi apadaya, masa mau pulang lagi kejakarta, mendingan terusin jalan....

Subang kota sejuk sama seperti halnya ketika menginjak kota bandung.
Dijemput rekan2 dari SOG Subang, Tapi yang pasti banyak hal yg gak bisa dilupain kalo nyebutin nama kota subang...hehehehe apatuh?

Sabtu sore, setelah aktifitas di Subang sudah selesai, melanjutkan perjalanan ke Kota Bandung, kota yang selalu gue kangenin, kangen dengan suasananya yang tentram, sejuk, dan cuaca yang selalu dingin.
Berangkat dari Subang ditemenin my brother SOG (mandro).

Malam mingguan di Kota Bandung, nongkrong bareng rekan2 SOG Bandung Raya disekretariat.
Minggu 13 Juli 2008, jalan2 (shopping) beli sesuatu buat adik tercinta, jalan2 ke distro2 di Kota bandung, akhirnya ngikut belanja juga, padahal niatnya cuma mo beliin oleh2 buat adik tercinta.

Senin 14 Juli 2008, Kota Bandung masih membuat hati ini kangen, seakan-akan gak mau pulang dan ingin selalu menetap diBandung.
Jalan2 ke daerah Lembang, daerah favorit kalo lagi jalan kebandung.
Sempet mampir kembali kekota Subang, kota yg sangat istimewa sekali....hihihihi

Selasa 15 Juli 2008, dari Subang menuju kembali ke kota Bandung (Lembang), nginep dirumah kang Gilang....wuih dingin banget bro.....
Malemnya nginep dirumah Mandro.

Rabu 16 Juli 2008, persiapan pulang ke Jakarta, bareng sama mandro, sempet mampir ke kota Bogor, jengukin pak iin SOG Bogor yang jatuh kecelakaan motor.
Akhirnya pulang juga ke Jakarta meskipun hati ini serasa berat dan masih betah berlama-lama dikota yang sejuk.

Pulang kejakarta meninggalkan kesan yang indah, suatu hal yg selalu gue inget, tapi apakah bisa tercapai untuk suatu angan-angan yg mungkin hanyalah sebuah impian?
Kerjaan dikantor numpuk, hehehehehehe sms dari rekan sekantor "Aciel kapan luh pulang?? ini kantor bisa bubar kalo kagak ada bosnye" hahahahahahaha kangen juga ama komputer gue yang lucu ini...makanya sempetin nulis blog gue di pukul 01.45 WIB Kamis 17 Juli 2008

"Manis, Pahit, Senang, Sedih, Tawa, Bahagia, semua terangkum dalam Cinta"